BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi, Kombes Pol. Rachmat Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., menjadi pembina apel pagi di MAN 2 Banyuwangi, Senin (20/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat edukasi, sosialisasi, dan pencegahan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di lingkungan pendidikan.
Apel yang berlangsung di halaman MAN 2 Banyuwangi diikuti oleh kepala madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta ratusan siswa. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan khidmat, mulai dari penghormatan kepada pembina apel, pengibaran bendera Merah Putih, hingga penyampaian amanat yang sarat dengan pesan moral dan edukasi mengenai bahaya narkoba.
Dalam amanatnya, Kombes Pol. Rachmat Kurniawan menegaskan bahwa generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dijaga dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, pelajar memiliki peran penting sebagai penerus bangsa sehingga harus mampu membentengi diri dengan karakter yang kuat, disiplin, serta keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
Ia mengajak seluruh siswa agar berani mengatakan “tidak” terhadap narkoba, lebih selektif dalam memilih lingkungan pergaulan, serta tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang dapat merusak masa depan. Selain itu, para pelajar diminta mengisi waktu dengan kegiatan positif, meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik, serta menjauhi perilaku yang berpotensi menjerumuskan ke dalam penyalahgunaan narkotika.
Kombes Pol. Rachmat Kurniawan juga menjelaskan bahwa dampak penyalahgunaan narkotika tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga berdampak pada kehidupan sosial, pendidikan, hingga menimbulkan konsekuensi hukum yang dapat menghancurkan masa depan seseorang. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dimulai dari diri sendiri dengan dukungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh warga sekolah untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba. Para siswa diharapkan menjadi pelopor sekaligus agen perubahan dengan saling mengingatkan apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.
Kegiatan apel berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari seluruh peserta. Sinergi antara BNNK Banyuwangi dan MAN 2 Banyuwangi diharapkan terus terjalin dalam membangun kesadaran kolektif mengenai bahaya narkoba sekaligus memperkuat program pencegahan sejak usia pelajar.
Melalui kegiatan ini, BNNK Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar, agar tercipta generasi muda yang sehat, berprestasi, berkarakter, memiliki kesadaran hukum yang tinggi, serta mampu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
