BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id — Pembangunan saluran drainase di Dusun Gentengan, RT 01 dan RT 03 RW 02, Desa Padang, Kecamatan Singojuruh, kini mendapat sorotan dari masyarakat. Proyek yang telah memasuki tahap penggalian tersebut diketahui belum diikuti ketersediaan bahan material di lokasi, sehingga pekerjaan terhenti sementara dan dianggap kurang efisien.
Dendy, tokoh masyarakat, aktivis, sekaligus Sekretaris Jenderal Forum Singojuruh Bersatu (FSB), menyampaikan keluhan yang disampaikan warga setempat.

“Sudah digali untuk landasan yang akan dirabat, namun bahan material belum ada di lokasi. Warga mengeluh karena kurang efisien — pihak pengelola proyek makan waktu lama menunggu material, dan hal ini sangat mengganggu aktivitas warga sehari-hari,” apalagi bagi pengguna jalan,sangat membahayakan sekali,solanya tiap pagi dan sore arus lalu lintas disekitaran (pertigaan desa padang-singolatren),karena jam masuk dan pulangnya anak-anak sekolah,ujar Dendy, Selasa (3/11/2026).
Warga berharap agar pengelola proyek dapat segera menyelesaikan ketersediaan material sehingga pekerjaan di dapat berjalan lancar dan tidak berlarut-larut, mengingat saluran drainase ini sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi genangan air saat musim hujan tiba.
( Willy47)

