MUNCAR || Jejak-indonesia.id – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan kembali ditunjukkan jajaran Koramil 0825/17 Muncar bersama unsur TNI-Polri, relawan Sungai Watch, dan masyarakat melalui aksi kerja bakti pembersihan sampah di sepanjang aliran Sungai Kalimati hingga muara laut, Dusun Kalimati, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam memerangi pencemaran lingkungan, sekaligus menjaga kebersihan kawasan sungai dan pesisir Muncar dari ancaman sampah.
Aksi peduli lingkungan ini melibatkan Kapolsek Muncar Kompol Sudarmanto, S.H., M.H., Peltu Deny F. selaku Bati Wanwil yang mewakili Danramil 0825/17 Muncar, Danposal Muncar Lettu Laut Sugiono, relawan Sungai Watch, Kepala Dusun Kalimati Munir, serta masyarakat di lingkungan pelabuhan.
Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Muncar Kompol Sudarmanto, S.H., M.H. Setelah apel, seluruh peserta bergerak menyusuri aliran Sungai Kalimati untuk memungut sampah yang berada di sepanjang sungai hingga kawasan muara.
Tanpa sekat dan perbedaan, personel TNI-Polri, relawan, serta masyarakat bahu-membahu membersihkan lingkungan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kelestarian alam.
Kehadiran Peltu Deny F. mewakili Danramil 0825/17 Muncar menjadi bukti komitmen TNI AD dalam mendukung gerakan kebersihan lingkungan serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Pembersihan sampah di sepanjang Sungai Kalimati hingga muara laut memiliki arti penting bagi kelestarian ekosistem pesisir, mengingat sampah yang terbawa aliran sungai berpotensi mencemari laut dan mengganggu kehidupan masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan ini, seluruh pihak berharap kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan semakin meningkat, sehingga kebersihan sungai dapat terus terjaga.
Sinergitas antara Koramil 0825/17 Muncar, Polsek Muncar, Pos TNI AL, relawan Sungai Watch, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam membangun budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan.
Setelah berlangsung selama kurang lebih dua jam, kegiatan kerja bakti berakhir pada pukul 09.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Aksi ini menjadi pengingat bahwa menjaga sungai bukan hanya tugas pemerintah atau relawan, melainkan tanggung jawab bersama. Sungai bersih, laut terjaga, masyarakat pun sejahtera.

