BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id — Bertepatan dengan Selasa, 25 Agustus 2026 atau 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah, umat Islam di Indonesia memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Tanggal tersebut juga ditetapkan sebagai hari libur nasional.
Momentum tersebut turut mendapat perhatian dari Owner PT Cahaya Pers Group, yang menaungi sejumlah media online, di antaranya Jejak-Indonesia.id, JejakIndonesia.news dan Pedot Pro, Selamet Solichin, yang akrab disapa Mbah Semar.
Mbah Semar menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H kepada seluruh keluarga besar PT Cahaya Pers Group, jajaran redaksi dan wartawan, mitra kerja, serta masyarakat luas.
Menurutnya, Maulid Nabi hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial atau sekadar memperingati kelahiran Rasulullah SAW. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi kesempatan untuk kembali mengingat dan mengamalkan nilai-nilai yang telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW.
“Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Mari kita jadikan momentum ini untuk kembali meneladani Rasulullah SAW, bukan hanya dalam ucapan, tetapi juga melalui perilaku dan tindakan kita sehari-hari,” ujar Mbah Semar.
Ia menilai, keteladanan Rasulullah SAW sangat relevan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam menjaga kejujuran, amanah, kesabaran, kepedulian, serta persaudaraan.
“Rasulullah mengajarkan kepada kita tentang kejujuran dan amanah. Nilai itu harus terus kita jaga, termasuk dalam menjalankan profesi sebagai insan pers. Informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus dilandasi tanggung jawab dan niat untuk memberikan manfaat,” tegasnya.
Sebagai pimpinan perusahaan media, Mbah Semar juga mengaitkan semangat Maulid Nabi dengan tanggung jawab insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Menurutnya, media memiliki peran penting dalam memberikan informasi yang benar, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
“Bagi kami di dunia media, keteladanan Rasulullah juga menjadi pengingat bahwa setiap amanah harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Jangan sampai informasi yang kita sampaikan justru menimbulkan fitnah, perpecahan atau keresahan di tengah masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, kritik terhadap berbagai persoalan sosial maupun kebijakan tetap diperlukan sebagai bagian dari kontrol sosial. Namun, kritik tersebut harus disampaikan secara profesional, berdasarkan data dan fakta, serta tetap menghormati prinsip keberimbangan.
“Pers harus berani menyampaikan fakta, tetapi keberanian itu harus berjalan bersama tanggung jawab. Jangan hanya mengejar kecepatan dan viralitas, tetapi lupakan akurasi serta dampaknya bagi masyarakat,” lanjut Mbah Semar.
Mbah Semar juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum memperkuat silaturahmi dan kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, kondisi masyarakat yang beragam membutuhkan semangat persatuan dan saling menghormati.
“Mari kita jadikan Maulid Nabi sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan. Perbedaan pilihan, pandangan maupun latar belakang jangan sampai menjadi alasan untuk saling bermusuhan. Rasulullah SAW telah memberikan contoh bagaimana membangun kehidupan yang penuh kasih sayang, toleransi dan kepedulian,” tuturnya.
Ia berharap semangat Maulid Nabi dapat membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat serta menjadi pengingat agar setiap individu terus memperbaiki diri.
“Semoga di momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita semua diberikan kekuatan untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal kebaikan, menjaga persaudaraan dan menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain,” ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, Mbah Semar menyampaikan doa agar seluruh keluarga besar PT Cahaya Pers Group, insan pers, masyarakat dan bangsa Indonesia senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan serta keberkahan.
“Semoga kita semua mendapatkan keberkahan dari Allah SWT, senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan, serta kelak mendapatkan syafaat Rasulullah Muhammad SAW. Semoga Indonesia semakin damai, aman, bersatu dan penuh keberkahan. Aamiin Ya Rabbal Alamin,” pungkasnya.
Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.
**12 Rabiul Awal 1448 H — 25 Agustus 2026.**
