BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id — Perum BULOG Kantor Cabang Banyuwangi terus mengoptimalkan penyaluran Bantuan Pangan alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 kepada masyarakat penerima manfaat di Kabupaten Banyuwangi.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, khususnya di tengah dinamika harga komoditas pangan.
Penyaluran dilakukan melalui titik-titik distribusi yang telah ditetapkan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa/kelurahan, TNI melalui Babinsa, hingga pemangku kepentingan terkait.
Dalam pelaksanaannya, BULOG memastikan proses distribusi berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku sehingga bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang telah ditetapkan sebagai Penerima Bantuan Pangan (PBP).
Berdasarkan data Perum BULOG Kancab Banyuwangi, total pagu Bantuan Pangan untuk tiga alokasi tersebut mencapai 218.061 PBP, dengan total beras sebanyak 6.541,83 ton.
Hingga 31 Agustus 2026, BULOG Banyuwangi telah menyalurkan bantuan kepada 73.662 PBP, dengan jumlah beras yang telah didistribusikan mencapai 2.209,86 ton.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa proses penyaluran masih terus berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah Kabupaten Banyuwangi.
Petugas BULOG bersama pemerintah daerah, pemerintah desa/kelurahan, Babinsa dan unsur terkait juga melakukan koordinasi serta monitoring di lapangan. Pengawasan dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar sekaligus menjaga ketepatan sasaran penerima.
Bantuan Pangan tidak hanya ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan beras masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat.
Dengan adanya bantuan beras tersebut, masyarakat penerima manfaat diharapkan dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga sehingga sebagian pengeluaran untuk kebutuhan pokok dapat ditekan.
Perum BULOG Kancab Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk memastikan bantuan pangan tersalurkan secara tertib, tepat waktu, tepat sasaran dan sesuai dengan data penerima yang telah ditetapkan.
Monitoring dan evaluasi juga dilakukan secara berkelanjutan guna mengantisipasi berbagai kendala di lapangan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kelancaran penyaluran Bantuan Pangan juga tidak terlepas dari sinergi antara BULOG dengan pemerintah daerah, pemerintah desa/kelurahan, TNI melalui Babinsa serta seluruh pihak yang terlibat.
Koordinasi tersebut dinilai penting agar proses distribusi dapat berjalan efektif dan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak.
Melalui program Bantuan Pangan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, BULOG Banyuwangi menegaskan perannya dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Dengan ribuan ton beras yang terus digelontorkan, program ini diharapkan tidak hanya memberikan bantuan langsung kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi.
Reporter: Rio
