Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Sosial » Halaman 43

Sosial

IMG-20251115-WA0073

Jaga Jakarta, Polsek Cengkareng Salurkan 25 Paket Bansos untuk Ojek Pangkalan

JAKARTA || jejakindonesia.id - Dalam upaya menghadirkan kehadiran Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat, Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat kembali melaksanakan kegiatan Jum’at Peduli – Jaga Jakarta Berbagi Kasih, Jumat (14/11/2025).

Kegiatan berlangsung di pangkalan ojek Stasiun Bojong Indah, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng.

Dipimpin oleh Panit Binmas IPDA Tono, S.H., bersama Bhabinkamtibmas Aipda Achmad Haris dan Aipda A. Kosasi, jajaran Polsek Cengkareng menyalurkan 25 paket bantuan sosial kepada para pengemudi ojek pangkalan.

Bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap warga yang sehari-hari menggantungkan hidup dari pekerjaan di sektor informal.

Kapolsek Cengkareng KOMPOL Fernando Saharta Saragi, S.I.K, melalui jajarannya, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan instruksi langsung agar anggota Polri selalu hadir di tengah masyarakat, mendengarkan keluh kesah, dan memberikan manfaat nyata.

“Polisi harus peduli, karena kepedulian adalah fondasi terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” ujar nya saat dikonfirmasi, Sabtu, 15/11/2025.

Warga dan para pengemudi ojek pun menyambut kegiatan ini dengan penuh rasa syukur.

Kehadiran polisi di tengah mereka bukan hanya membawa bantuan, tapi juga menghadirkan rasa nyaman, silaturahmi, serta harapan bahwa suasana kebersamaan antara Polri dan masyarakat terus terjaga.

Melalui program Jum’at Peduli ini, Polsek Cengkareng berharap hubungan baik dengan warga semakin erat, dan kehadiran Polri dapat terus menjadi sumber kepercayaan dan keteduhan bagi masyarakat.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

IMG-20251115-WA0011

Peringati Hari Bakti Kemenimipas Ke-1 Lapas Jember Gelar Donor Darah Dan Bakti Sosial

JEMBER || jejakindonesia.id – Dalam rangka memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) RI ke-1 Tahun 2025, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember menggelar kegiatan aksi kepedulian, berupa donor darah dan bakti sosial di panti asuhan, Jum'at (14/11/2025).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Jember, Hj. Een Kristyo, beserta pejabat struktural, staf, dan anggota DWP Lapas Jember.

Mengawali rangkaian kegiatan, Lapas Jember bekerjasama dengan PMI Kabupaten Jember menggelar aksi donor darah. Sebelum mendonorkan darah, seluruh peserta mengikuti proses pendataan dan skrining kesehatan oleh petugas PMI. Apabila seluruh tahapan dinyatakan layak, maka peserta dapat mendonorkan darahnya. Dari 33 pendonor, yang dinyatakan lolos uji skrining kesehatan sebanyak : 20 orang.

Usai menggelar aksi donor darah, pada siang harinya agenda kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial. Penyerahan bantuan difokuskan pada 2 yayasan panti asuhan, yaitu LKSA Nurul Husna dan Yayasan Griya Al-Hafizd yang bertempat di Kabupaten Jember. Bantuan yang diserahkan berupa paket Sembako dan makanan siap saji bagi anak-anak.

Kalapas menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi sarana menumbuhkan kepedulian antar sesama.

“Kegiatan donor darah dan bakti sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian kami. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, kami ingin menebar kebaikan dan menunjukkan bahwa keluarga besar Lapas Jember selalu hadir membawa manfaat untuk masyarakat, khususnya momentum menyambut Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI ke-1 Tahun 2025,” ujar Kalapas.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen Lapas Jember dalam membangun budaya kepedulian, serta peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat..🇮🇩❤️🇮🇩

IMG-20251115-WA0003

Lapas Banyuwangi Peringati Hari Bakti Kemenimipas ke Satu dengan Bagikan Paket Sembako

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) yang ke 1 pada tahun 2025, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menggelar bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat. Kegiatan positif ini dilaksanakan di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria, Banyuwangi, Jumat (14/11).

Sebanyak 50 paket sembako disiapkan dan dibagikan secara langsung oleh jajaran Lapas Banyuwangi. Bantuan ini ditujukan untuk masyarakat sekitar, khususnya warga yang kurang mampu, sebagai wujud kepedulian dan bakti institusi Pemasyarakatan kepada masyarakat.

Kepala Lapas (Kalapas) Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menyatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini tidak hanya sebagai bagian dari peringatan Hari Bakti, Kemenimipas, tetapi juga bentuk nyata kontribusi Lapas terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.

"Kami berharap, dengan paket sembako yang kami bagikan ini dapat memberi manfaat dan dapat meringankan sebagian beban mereka yang membutuhkan," ujarnya.

Wayan juga mengungkapkan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan agenda rutin yang aktif dilakukan oleh Lapas Banyuwangi. Hal ini sejalan dengan komitmen untuk merealisasikan moto pemasyarakatan, yaitu "Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat".

"Ini adalah implementasi nyata dari motto kita. Keberadaan Lapas harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya dalam hal pembinaan Warga Binaan, tetapi juga dalam bentuk kepedulian sosial," tambahnya.

Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan khidmat. Masyarakat yang menerima bantuan tampak antusias dan mengapresiasi langkah Lapas Banyuwangi. “Terimakasih atas bantuan yang telah diberikan, ini sangat bermanfaat bagi kami,” ujar NA yang merupakan salah satu penerima paket sembako.

Diharapkan, sinergi positif antara Lapas dan masyarakat terus terjalin untuk menciptakan lingkungan yang lebih peduli dan sejahtera.

IMG-20251114-WA0033

Satgas Yonif 700/Wyc Gelar Aksi Heroik: Bantu Warga Kampung Nipuralome Bangun Honai di Pegunungan Puncak

PAPUA || jejakindonesia.id — Di tengah medan berat dan terpencil di Kabupaten Puncak, (14/11/2025). Prajurit Satgas Yonif 700/Wyc dari Pos Titik Kuat Bendungan kembali menunjukkan dedikasi mereka kepada masyarakat. Dalam sebuah aksi bakti sosial yang penuh makna, para prajurit membantu warga Kampung Nipuralome, Distrik Omukia, membangun sebuah honai—rumah tradisional Papua—milik Bapak Turenius Murib.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Serda Hamdan, yang bersama anggotanya turun tangan mengangkat kayu, merapikan struktur, hingga menata atap honai. Meski berada di wilayah yang kerap diliputi cuaca ekstrem dan medan tidak mudah, para prajurit tetap bekerja dengan semangat tinggi.

“Kami ingin kehadiran kami di sini tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Honai ini bukan sekadar rumah, tetapi simbol kebersamaan dan harapan,” ujar Serda Hamdan.

Ucapan Terima Kasih dari Masyarakat

Bapak Tirenius Murib, pemilik honai, tidak mampu menyembunyikan rasa harunya saat melihat para prajurit bekerja tanpa ragu membantu dirinya dan keluarga.

“Saya sangat berterima kasih. Tentara sudah seperti saudara bagi kami di sini. Dengan bantuan ini, keluarga saya bisa punya rumah yang layak dan kokoh. Kami merasa diperhatikan, dan ini membuat kami semakin percaya dan dekat dengan TNI,” ungkap Yansen dengan mata berbinar.

Komitmen TNI untuk Rakyat

Sementara itu, Danpos Titik Kuat Bendungan, Lettu Inf Risal, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bentuk nyata komitmen Satgas untuk membangun hubungan harmonis dengan masyarakat di wilayah penugasan.

“TNI hadir di Papua bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tapi juga sebagai bagian dari kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memperkuat persaudaraan dan membantu meringankan beban warga. Selama kami bertugas di sini, masyarakat adalah prioritas kami,” tegas Lettu Inf Risal.

Aksi heroik Satgas Yonif 700/Wyc ini kembali membuktikan bahwa prajurit TNI senantiasa mengedepankan semangat kemanusiaan di setiap langkah pengabdiannya. Honai yang kini berdiri kokoh di Kampung Nipuralome bukan hanya tempat tinggal baru bagi keluarga Tirenius Murib, tetapi juga simbol persatuan antara TNI dan rakyat Papua.

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 700 Wira Yudha Cakti

IMG-20251114-WA0024

Tingkatkan Pencegahan, Banyuwangi Jemput Bola dan Skrining TBC Serentak di 25 Puskesmas

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Upaya pencegahan dan penanggulangan tuberkulosis (TBC), Pemkab Banyuwangi skrining TBC serentak di 25 Puskesmas. Sebelumnya kader posyandu di setiap wilayah juga rutin jemput bola mendeteksi gejala TBC sejak dini.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan deteksi dini TBC digencarkan agar penanganan bisa lebih cepat dan penularan dapat ditekan. “Dengan deteksi dini TBC, maka semakin cepat ditangani dan penularan semakin ditekan,” ujar Ipuk, saat meninjau pelaksanaan skrining di Puskesmas Mojopanggung, Kecamatan Giri, Rabu (12/11/2025).

Selain skrining, Ipuk juga berharap agar masyarakat dapat melakukan pencegahan dengan menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan. Tidak hanya pengobatan, pemkab juga melakukan penanganan terkait sanitasi para keluarga pasien.

“Menjaga gizi, pola hidup sehat, mengurangi kebiasaan merokok, serta masalah sanitasi ini harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.

Penanganan penyakit TB telah menjadi salah satu perhatian utama pemkab di bidang kesehatan. Bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional, 12 November, Pemkab secara khusus juga memberikan bantuan sembako kepada para pasien TB dari keluarga pra sejahtera.

Belanja bantuan ini merupakan bagian dari program Belanja Cantik 11 November (11/11) yang rutin digelar pemkab dimana setiap tanggal cantik pemkab mengajak seluruh ASN dan lintas instansi dan organisasi masyarakat untuk berbelanja di warung rakyat terdekat diberikan kepada keluarga pra sejahtera.

“Khusus bulan November, belanja cantik kami salurkan selain kepada anak stunting dan keluarga pra sejahtera, juga kami berikan kepada pasien TB dan pasien yang membutuhkan,” kata Ipuk.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, menambahkan penanganan masalah sanitasi dilakukan dengan memberikan penyuluhan pentingnya pencegahan TB di anggota keluarga juga masalah sirkulasi udara di dalam rumah.

“Ada beberapa rumah yang sirkulasinya tidak baik, kami bantu genteng kaca agar ada sinar matahari yang masuk. Kami edukasi juga di lingkungan mereka, agar anggora keluarga tidak tertular,” kata Amir.

Amir mengatakan pihaknya melibatkan 11.684 kader posyandu untuk secara aktif mencari dan mendeteksi kasus TBC melalui program active case finding di seluruh wilayah.

Kader posyandu inilah yang berperan sebagai Pengawas Minum Obat (PMO) bagi penderita TBC, memastikan pasien benar-benar meminum obatnya secara rutin dan tuntas.

Bagi yang terkonfirmasi positif, Dinas Kesehatan melalui puskesmas memberikan pengobatan rutin. Sementara bagi kontak erat yang belum menunjukkan gejala, akan diberikan obat terapi pencegahan tuberkulosis (TPT).

“Sampai saat ini belum ada kasus kematian akibat TBC. Kami fokus pada pencegahan, memastikan rumah sehat dengan cahaya matahari, sirkulasi udara baik, dan pengobatan teratur,” ujarnya.

Untuk penanganan lebih lanjut, RSUD Blambangan telah menyiapkan ruangan dan dokter khusus untuk menangani pasien tuberkulosis resisten obat (TB MDR).

Salah satu pasien TBC, Suhaimi (57), warga Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, mengaku sudah tiga bulan menjalani pengobatan rutin. Dia mendapatkan obat secara teratur yang diantarkan langsung oleh petugas puskesmas ke rumahnya.

“Semua pengobatan gratis, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit tidak ada biaya sepeserpun. Saya juga sempat dirawat inap empat hari awal-awal dinyatakan TB, dan petugas rutin datang memantau ke rumah,” ungkap Suhaimi

error: Content is protected !!