Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Sosial » Halaman 39

Sosial

IMG-20251203-WA0020

Polda Sumut Turun ke Batang Kuis: Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Cepat & Serahkan Bantuan untuk Warga

Deli Serdang — Kepedulian Polda Sumut terhadap warga yang terdampak banjir kembali dibuktikan. Pada Selasa (02/12/2025) pukul 12.00 WIB, Kapolda Sumatera Utara, Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., yang diwakili oleh Wakapolda Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., didampingi para Pejabat Utama Polda Sumut, turun langsung meninjau Posko Tanggap Bencana di Desa Sugiharjo, Kecamatan Batang Kuis, wilayah hukum Polresta Deli Serdang.

Kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh proses penanganan bencana berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran. Setibanya di lokasi, Wakapolda mengecek berbagai fasilitas posko, mulai dari tenda pengungsian, dapur umum, layanan kesehatan, hingga sistem pendataan warga terdampak banjir.

“Polri harus hadir memberikan perlindungan dan dukungan kepada masyarakat. Pastikan setiap korban mendapatkan pelayanan yang baik, terutama bantuan logistik dan kebutuhan darurat,” tegas Brigjen Pol Rony Samtana kepada personel yang bertugas.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Sumut juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga. Paket bantuan berisi beras, mie instan, minyak goreng, gula, makanan siap saji, serta kebutuhan pokok lainnya. Langkah ini sebagai bentuk kepedulian dan komitmen Polri meringankan beban masyarakat di tengah situasi sulit.

Wakapolda juga memberikan arahan kepada personel gabungan dari Polresta Deli Serdang, BPBD, serta unsur pemerintah daerah agar terus meningkatkan sinergi dalam upaya evakuasi, distribusi logistik, dan pemulihan pascabencana. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih berlangsung.

“Kita harus bekerja cepat dan terintegrasi. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Polri akan terus berada di garis depan membantu warga hingga situasi benar-benar pulih,” ujarnya.

Peninjauan ditutup dengan dialog langsung bersama warga pengungsi, di mana Wakapolda menyerap aspirasi, keluhan, serta kebutuhan mendesak yang disampaikan masyarakat. Polda Sumut menegaskan akan terus memperkuat kehadiran dan pelayanan kepada seluruh warga terdampak, terutama di wilayah yang hingga kini masih terisolasi atau mengalami dampak paling parah.

Dengan kehadiran langsung Polda Sumut, masyarakat Desa Sugiharjo berharap proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat dan kondisi kembali normal dalam waktu dekat.

IMG-20251203-WA0019

Polri di Garis Depan Penanganan Bencana Lhokseumawe, Logistik dan Support Moril Disalurkan

Lhokseumawe – Kapolri kembali menunjukkan komitmennya dalam percepatan penanganan bencana dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Bantuan tersebut diterbangkan menggunakan Pesawat Poludara CN 295/P-4501 dan langsung diarahkan untuk mendukung kebutuhan warga serta petugas yang bekerja di lapangan.

Dalam penyalurannya, Astamaops Kapolri, Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran, hadir mewakili Kapolri untuk menyerahkan langsung bantuan tersebut di lokasi terdampak. Selain menyerahkan bantuan, Astamaops Kapolri juga melaksanakan giat memberikan support moril kepada seluruh anggota Polri dan petugas gabungan yang terus berjibaku menanggulangi bencana alam di wilayah tersebut.

Adapun bantuan dari Kapolri yang disampaikan melalui Astamaops Kapolri meliputi: Perahu karet 1 unit, Mesin Yamaha 1 unit, Alas perahu 1 unit, Power station 2 unit, Solar panel 4 unit, MPT-FT 20 dus, Pemanas MTP 10 dus, Makanan siap saji 27 dus, Tenda 1 unit.

Dalam kesempatan tersebut, Astamaops Kapolri Komjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk perhatian langsung dari Kapolri terhadap kondisi masyarakat di Aceh.

“Bapak Kapolri memerintahkan kami untuk memastikan bantuan ini tiba tepat waktu dan langsung diterima masyarakat yang membutuhkan. Polri hadir untuk memberikan dukungan nyata bagi warga yang terdampak bencana, sekaligus memastikan seluruh personel yang bertugas tetap bersemangat menjalankan misi kemanusiaan,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).

Komjen Pol Mohammad Fadil Imran juga menegaskan bahwa Kapolri memberikan instruksi agar proses penanganan bencana dilakukan dengan cepat, humanis, dan terkoordinasi.

“Pesan Bapak Kapolri sangat jelas: pastikan masyarakat mendapatkan bantuan, pastikan petugas tetap kuat, dan pastikan Polri selalu berada di garis terdepan untuk membantu negara dalam situasi darurat,” tambahnya.

Dengan dukungan logistik dan penguatan personel dari Kapolri ini, diharapkan penanganan bencana di Lhokseumawe dapat berjalan lebih optimal serta mempercepat pemulihan bagi masyarakat yang terdampak.

IMG-20251203-WA0014

Menu MBG di Desa Patoman Tuai Sorotan: Dinilai Tak Layak dan Disebut Mencederai Program Gizi Presiden Prabowo

BANYUWANGI — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menjadi perhatian publik setelah sebuah video yang beredar di media sosial menyoroti dugaan ketidaksesuaian menu MBG di Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 02 Desember 2025.

Dalam video yang direkam oleh salah seorang guru, terlihat deretan menu yang disajikan untuk anak–anak didik, di antaranya tahu goreng, ikan teri goreng, gonsongan iwak asin, sayur, nasi, serta potongan buah melon. Guru tersebut tampak menyayangkan kualitas dan kecukupan gizi menu itu, yang menurutnya tidak sesuai dengan standar gizi yang ditargetkan pemerintah melalui program MBG.

“MBG hari ini Selasa tanggal 2 Desember 2025. Tahu goreng… gonsongan iwak asin… teri… timun… buahnya melon. Tersisa banyak ya, nggak ada yang suka anak. Kelas 2 nggak ada yang dimakan, cuma dua anak yang makan,” ungkap guru tersebut dalam video sambil menunjukkan kondisi makanan yang banyak tidak tersentuh.

Guru itu juga mempertanyakan bagaimana pengawasan terhadap penyediaan menu MBG dapat berjalan bila makanan yang disajikan justru tidak diminati anak-anak dan dinilai minim gizi. “Apalagi buat anak kecil, gimana ini? Tuh, masih banyak tersisa di luar,” tambahnya.

Video tersebut cepat menyebar dan mengundang reaksi dari warga maupun pemerhati kebijakan publik. Banyak yang menilai bahwa menu tersebut jauh dari harapan program MBG yang dirancang untuk memastikan anak sekolah mendapatkan makanan berkualitas, bergizi seimbang, dan mendukung tumbuh kembang mereka.

Sejumlah warga Desa Patoman juga menyampaikan kekhawatirannya. Mereka berharap pihak sekolah dan penyelenggara program lebih cermat dalam menyusun menu, agar tidak hanya menghabiskan anggaran tetapi juga benar-benar bermanfaat untuk kesehatan anak.

Program MBG sendiri merupakan salah satu program prioritas nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk menurunkan angka stunting, meningkatkan asupan gizi anak sekolah, serta memperkuat kualitas pendidikan melalui penyediaan makanan sehat dan layak. Karena itu, menu yang dinilai tidak sesuai standar di Desa Patoman ini dianggap mencederai tujuan utama program tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak penyelenggara MBG di Desa Patoman maupun pemerintah daerah terkait video yang viral tersebut. Namun masyarakat berharap ada evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang, serta program MBG yang dicanangkan pemerintah pusat dapat benar-benar memberikan manfaat nyata bagi generasi muda.

IMG-20251202-WA0086

Polda Sumut Bangun Jembatan Darurat Di Tepteng, Pulihkan Akses Warga Dan Jalinsum

Tapanuli Tengah || jejakindonesia.id - Polda Sumatera Utara bergerak cepat memulihkan akses transportasi vital yang terputus akibat bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah. Sejak pagi, sejumlah satuan dari Polda Sumut yakni Karo Log, Direktorat Polairud, Direktorat Siber, serta personel Brimob dan Polairud bersama jajaran Polres Tapteng bergotong royong membangun jembatan darurat penyambung dengan peralatan seadanya Selasa (02/12/2025).

Jembatan yang dikerjakan secara kolaboratif ini merupakan akses penting yang menghubungkan Pandan dengan Kalangan, sekaligus menjadi ruas vital pada Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) Tapteng–Sidempuan. Kerusakan akses tersebut sempat menghambat mobilitas warga, distribusi bantuan, hingga arus logistik.

Meski bekerja dengan kondisi terbatas dan medan yang cukup berat, tim gabungan terus melakukan upaya percepatan agar jalur darurat dapat segera digunakan masyarakat dan kendaraan darurat yang membawa bantuan.

Kabid Humas Polda Sumut menegaskan bahwa langkah cepat semua unsur yang diterjunkan merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam membantu percepatan penanganan bencana.

“Polda Sumut tidak membiarkan masyarakat terisolasi. Hari ini, berbagai satuan kami turun langsung membangun jembatan darurat agar Pandan dan Kalangan kembali terhubung. Ini juga demi memulihkan mobilitas di Jalinsum yang merupakan jalur strategis pergerakan logistik,” ujar Kabid Humas Polda Sumut.

Beliau menambahkan bahwa kehadiran aparat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan percepatan pemulihan infrastruktur dasar yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Dengan peralatan seadanya, personel bekerja keras demi kepentingan warga. Ini adalah bentuk nyata aksi kemanusiaan Polri. Polda Sumut akan terus berada di lapangan sampai akses benar-benar pulih dan masyarakat dapat beraktivitas kembali dengan aman,” lanjutnya.

Polda Sumut memastikan bahwa setelah jembatan darurat ini selesai, distribusi bantuan dan aktivitas warga dapat kembali berjalan normal secara bertahap.

IMG-20251202-WA0050

Wujud Kepedulian, Polda Kalteng Kirim 3 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera

Palangka Raya || jejakindonesia.id - Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) mengirimkan tiga truk bantuan logistik dalam misi kemanusiaan di wilayah Sumatera yang terkena bencana, yakni di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Pengiriman bantuan tersebut, dilepas langsung oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. didampingi Wakapolda Brigjen Pol Dr. Rakhmad Setyadi, S.IK., S.H., M.H. dan sejumlah pejabat utama serta personel Polda, bertempat di Terminal Cargo Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Selasa (2/12/2025).

"Hari ini Polda Kalteng bersama Bhayangkari menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di wilayah Aceh, Sumbar dan Sumut," kata Kapolda Kalteng, usai kegiatan pelepasan.

Irjen Iwan mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan yakni dua ton beras, 300 karton mie instan dan peralatan mandi serta 26 koli pakaian baru untuk dewasa, bayi dan anak, untuk setiap Provinsi.

"Bantuan ini adalah hasil sumbangan dari personel Polda Kalteng, sebagai bentuk kepedulian dengan harapan bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana," terang Kapolda.

Kapolda menerangkan bahwa penyaluran bantuan ini akan dibagi menjadi dua tahap, pertama dari Polda dan kedua dari Polres jajaran.

Untuk pendistribusiannya sendiri akan melalui jalur udara, dengan tujuan mempercepatan tersalurkannya logistik ke wilayah terdampak.

"Selain bantuan logistik, kami juga telah berkoodinasi dengan Mabes Polri untuk mengirimkan personel dan peralatan bantuan, termasuk Helikopter untuk digunakan di Aceh," bebernya.

Irjen Iwan menegaskan komitmen mewujudkan kepedulian terhadap sesama sebagai bentuk hadirnya Polri untuk masyarakat, sekaligus menyiapkan langkah antisipasi untuk situasi darurat bencana khususnya di Prov. Kalteng.

"Langkah antisipasi untuk menghadapi potensi bencana di wilayah Kalteng sendiri telah kita optimalkan. Termasuk menyiapkan posko bantuan sosial dan memetakan daerah banjir di setiap titik rawan bencana," terang Kapolda.

Diakhir kesempatan, Kapolda berharap semoga melalui kegiatan ini dapat mengurangi beban penderitaan korban bencana, sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan sebagai wujud kepedulian dan kemanusiaan untuk persatuan bangsa. (adji)

error: Content is protected !!