Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Sosial » Halaman 3

Sosial

IMG-20260719-WA0069

Peringati HKGB ke – 74, Kapolres dan Bhayangkari Bangli Gelar Baksos ke 6 Titik di Kintamani Hingga Tembuku

BANGLI || Jejak-indonesia.id - Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari atau HKGB ke-74 Tahun 2026, Bhayangkari Cabang Bangli bersama Polres Bangli menggelar kegiatan Bakti Sosial bertema "Bhayangkari Peduli".

Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 17 Juli 2026 pukul 11.30 Wita s.d 12.30 Wita di dua wilayah, yaitu Br. Binyan Kauh, Desa Binyan, Kecamatan Kintamani dan 5 titik di Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Bangli Akbp James Irianov Syaloom Rajagukguk, S.I.K., M.H. didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Bangli Ny. Yen James Rajagukguk, Wakapolres Bangli Kompol I Gede Sudyatmaja, S.H., M.H. bersama Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Bangli.

Turut hadir pula Kabag Ren Akp I Gede Sudana Putra W, S.H., M.H, Kasat Reskrim Akp Ngakan Ketut Erawan Peramita, S.H., M.H., Kasat Binmas Akp I Wayan Wisata, Kasi Propam Iptu I Nyoman Payuarta, Kapolsek Kintamani Kompol Made Dwi Puja Rimbawa, S.H., M.H, serta Ketua Seksi Sosial Bhayangkari beserta anggota.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan di Br. Binyan Kauh kepada Bapak I Wayan Astika, 63 tahun Beliau merupakan warga penyandang disabilitas yang tinggal bersama istri. Bantuan berupa paket sembako dan uang tunai diserahkan langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Bangli didampingi Kapolres Bangli dan jajaran.

Usai dari Kintamani, rombongan melanjutkan kegiatan ke Desa Jehem, Kecamatan Tembuku. Sebanyak 5 rumah warga dikunjungi secara langsung, yaitu Bapak I Nyoman Urip als Jro Mangku Prajepati, Br. Pembungan, Bapak I Nyoman Mudana, Br. Dinas Pembungan, bu Ni Ketut Muji, Br. Tingar Batu, ibu Ni Nengah Mudri, Br. Tingar Batu dan Bapak I Nengah Sampun Br. Dinas Galiran

Di masing-masing kediaman, Ketua Bhayangkari Cabang Bangli menyerahkan bantuan sosial yang sama.

Ketua Bhayangkari Cabang Bangli menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Bhayangkari kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Kami berharap melalui kegiatan ini semangat kebersamaan dan kepedulian di HKGB ke-74 dapat terus ditingkatkan," ujarnya.

Sementara itu Kapolres Bangli *AKBP James Irianov Syaloom Rajagukguk* mengatakan, kegiatan baksos ini adalah bentuk kehadiran Polri dan Bhayangkari di tengah masyarakat.
"Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan meringankan beban masyarakat," katanya.

IMG-20260719-WA0063

Koperasi Merah Putih Lampung Siap Melaju, Pangdam Pastikan Infrastruktur Tuntas

LAMPUNG TENGAH || Jejak-indonesia.id – Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), meninjau kesiapan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Ramadewa di Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (17/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam menyampaikan apresiasi atas capaian Provinsi Lampung dalam pembentukan KDKMP. Hingga pertengahan Juli 2026, Lampung berhasil menempati peringkat keempat secara nasional dan menjadi provinsi dengan capaian tertinggi di luar Pulau Jawa dalam pemenuhan target pembentukan koperasi sebesar 100 persen.

"Untuk Provinsi Lampung, atau di Kodam XXI/Radin Inten, kita hari ini sudah nomor empat, atau nomor satu tertinggi di luar Pulau Jawa terkait pencapaian target 100 persen," ujar Pangdam.

Pangdam XXI/RI menjelaskan sebanyak 1.124 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Provinsi Lampung telah mencapai target pembentukan 100 persen.

Pangdam menegaskan bahwa keterlibatan Kodam XXI/Radin Inten bukan dalam pengelolaan koperasi, melainkan mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan agar koperasi dapat beroperasi secara optimal. Dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

"Kami dari satuan kewilayahan, khususnya Kodam, tidak mengurusi koperasinya. Kami hanya diminta membantu percepatan pembangunan infrastruktur koperasinya," tegasnya.

Pangdam XXI/RI juga menekankan bahwa pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan hasil musyawarah masyarakat di tingkat desa sesuai dengan Surat Edaran Menteri Koperasi Nomor 4 Tahun 2025.

Karena itu, keberadaan koperasi diharapkan mampu menjadi wadah penguatan ekonomi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan warga, serta mendorong kemandirian desa melalui pengelolaan usaha yang berbasis potensi lokal.

Melalui peninjauan ini, Pangdam berharap seluruh pihak terus bersinergi untuk memastikan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih berjalan optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di desa.

Sumber: Pendam XXI Radin Inten

IMG-20260718-WA0025

Kembali Gelar Baksos, IARMI dan MENWA Peduli Yatim Piatu dan Masyarakat yang Membutuhkan

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) dan Resimen Mahasiswa (MENWA) kembali menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) yang bertempat di Momen Kopi Aceh, Jl. Pal Putih No. 194 B Kramat, Kec. Senen, Jakarta Pusat pada Jumat (17-07-2026)

Rangkaian acara diawali dengan Registrasi Peserta, Pembukaan, Sambutan dari Pimpinan Yatim Piatu Muslimin, Doa Bersama, serta Sambutan sambutan dari Dankonas Menwa Indonesia / Sekjen DPN IARMI / Wamendes PDT RI Ir. H. A. Riza Patria, MBA

Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, serta pengabdian kepada masyarakat melalui pemberian santunan beserta paket sembako kepada anak yatim Panti Asuhan Rumah Piatu Muslimin dan bagi masyarakat yang membutuhkan

Antusiasme dan rasa syukur dari para penerima manfaat menjadi bukti bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Sekjen DPN IARMI yang Juga Dankonas Menwa Indonesia Ir. H. A. Riza Patria, MBA dalam sambutannya menyampaikan terkait kegiatan yang dilaksanakan tersebut

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, Semoga dengan kegiatan Bakti Sosial yang diadakan oleh IARMI dan MENWA ini, dapat memperkuat semangat kepedulian, kebersamaan, serta pengabdian kepada masyarakat, serta menjadi momentum untuk mempererat sinergi antarlembaga dalam membangun solidaritas sosial serta menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama,” ungkap Wamendes PDT RI ini.

Ketua Pelaksana Bakti Sosial MENWA dan IARMI Dasril, S.Pd.I, M.Si (Han) sekaligus Ketua IARMI Maharuyung Jabodetabek, serta Komisaris Utama Pelindo Solusi Maritim mengatakan kepada awak media Pentingnya Sinergitas

“Kegiatan Bakti Sosial IARMI dan MENWA ini adalah kegiatan dan program rutin kami, Dua minggu lalu dengan kegiatan yang sama kami juga adakan Santunan Yatim Piatu Muhammadiyah di Tebet. Kegiatan ini tidak terlepas dari adanya Sinergitas. Sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, serta lembaga pendidikan merupakan modal penting dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ulas Dasril

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Pengurus DPN IARMI, Konas Menwa Indonesia, IARMI Maharuyung Jabodetabek, Menwa Jayakarta dan Warga Sekitar Kramat, Senen.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan mendapat sambutan positif dari para penerima manfaat, dan Usai Baksos dilanjutkan dengan kegiatan ramah tamah. (Megy)

#DPNIARMI
#KonasMenwaIndonesia
#Menwa

IMG-20260712-WA0025

LSM PERKASA Hadir Dengan Aksi Nyata, Cak Sadik: Kepedulian Tidak Butuh Panggung, Cukup Hati Yang Tulus

SITUBONDO || Jejak-indonesia.id – Di tengah kehidupan yang semakin berat bagi sebagian masyarakat, masih ada orang-orang yang memilih hadir bukan untuk mencari sorotan, melainkan membawa harapan. Itulah yang tergambar dari kegiatan sosial Lembaga Swadaya Masyarakat Pergerakan Kesejahteraan Anak Bangsa (LSM PERKASA) yang dipimpin H. Mohammad Sadik atau akrab disapa Cak Sadik, saat menyambangi dan berbagi santunan kepada warga yang membutuhkan di Kabupaten Situbondo, Minggu (12/7/2026).

Suasana hangat penuh kekeluargaan tampak saat Cak Sadik duduk bersama para ibu dan warga. Tidak ada sekat, tidak ada formalitas. Yang hadir hanyalah kepedulian, mendengarkan keluh kesah masyarakat, sekaligus memberikan bantuan sebagai bentuk nyata bahwa kemanusiaan masih hidup di tengah kehidupan sosial.

Bagi LSM PERKASA, kegiatan sosial bukan sekadar agenda seremonial, melainkan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat. Organisasi ini ingin membuktikan bahwa keberadaan LSM harus dirasakan manfaatnya, bukan hanya terdengar namanya.

Cak Sadik menegaskan, kepedulian tidak diukur dari besarnya bantuan yang diberikan, tetapi dari ketulusan untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan.

"Kami tidak ingin LSM PERKASA dikenal karena banyak berbicara, tetapi karena banyak berbuat. Kepedulian tidak pernah menunggu seseorang menjadi kaya, cukup memiliki hati yang peduli. Selama masih ada anak-anak yang membutuhkan kasih sayang, warga yang membutuhkan pendampingan, dan masyarakat yang berharap akan keadilan, kami akan terus hadir. Sebab, nilai sebuah organisasi bukan diukur dari seberapa besar namanya, melainkan dari seberapa besar manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat," tegas Cak Sadik.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat budaya gotong royong dan saling membantu tanpa memandang latar belakang. Menurutnya, kepedulian adalah investasi kemanusiaan yang akan selalu dikenang oleh mereka yang pernah merasakan uluran tangan.

"Bantuan mungkin akan habis, tetapi rasa peduli akan terus hidup dalam ingatan. Karena pada akhirnya, manusia tidak dikenang dari apa yang dimilikinya, melainkan dari seberapa besar manfaat yang telah ia berikan kepada sesamanya," pungkas Cak Sadik. (Wan)

IMG-20260710-WA0028

Jumat Berkah ke-29, Laskar Sakera Banyuwangi Ajak Organisasi Lain Peduli Sesama

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id - Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, Ormas Laskar Sakera DPC Banyuwangi terus membuktikan bahwa keberadaan organisasi kemasyarakatan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar. Melalui program Jumat Berkah yang kini memasuki pelaksanaan ke-29, organisasi ini kembali membagikan puluhan paket nasi ayam goreng kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial yang konsisten dan berkelanjutan.

Program yang rutin dilaksanakan setiap Jumat tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan telah menjadi gerakan sosial yang menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama. Di saat sebagian organisasi lebih banyak disibukkan dengan kegiatan internal, Laskar Sakera memilih hadir langsung di tengah masyarakat melalui aksi nyata yang dapat dirasakan manfaatnya.

Ketua DPC Laskar Sakera Banyuwangi, Nurul Amin, menegaskan bahwa Jumat Berkah merupakan komitmen organisasi dalam mengabdikan diri kepada masyarakat, sekaligus menjadi pengingat bahwa organisasi harus mampu menjadi solusi, bukan sekadar simbol keberadaan.

"Alhamdulillah, Jumat Berkah telah memasuki pelaksanaan yang ke-29. Ini menjadi bukti bahwa semangat berbagi tidak boleh berhenti. Organisasi bukan hanya tempat berkumpul, tetapi harus menjadi wadah pengabdian yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami mengajak seluruh masyarakat, para donatur, dan para dermawan untuk bersama-sama menebar kebaikan melalui sedekah makanan. Semoga setiap rezeki yang dibagikan menjadi amal jariyah, mempererat persaudaraan, dan membawa keberkahan bagi semua."

Menurut Nurul Amin, keberlangsungan program ini tidak terlepas dari kekompakan seluruh pengurus, anggota, dan dukungan para donatur yang terus mempercayakan amanahnya kepada Laskar Sakera.

Sementara itu, Bendahara Umum, Bunarwi, menegaskan bahwa setiap bantuan yang diterima dikelola dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan sepenuhnya diperuntukkan bagi kegiatan sosial.

"Kepercayaan dari para donatur adalah amanah yang harus kami jaga. Setiap bentuk bantuan kami kelola secara terbuka, bertanggung jawab, dan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat. Kami berharap semakin banyak pihak yang ikut bergabung sehingga program Jumat Berkah dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan."

Di lapangan, Koordinator Lapangan Umum, Syaiful Bachri, memastikan seluruh proses distribusi berlangsung tertib, aman, dan tepat sasaran agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan.

"Semangat para relawan adalah kekuatan utama kegiatan ini. Kami memastikan setiap paket makanan tersalurkan dengan baik kepada masyarakat yang berhak menerima. Bagi kami, yang dibagikan bukan hanya makanan, tetapi juga kepedulian, persaudaraan, dan harapan agar semangat berbagi terus tumbuh di tengah masyarakat."

Memasuki pelaksanaan yang ke-29, program Jumat Berkah Laskar Sakera DPC Banyuwangi menjadi bukti bahwa konsistensi dalam berbuat baik jauh lebih bernilai daripada sekadar pencitraan.

Keberhasilan menjaga program sosial secara berkelanjutan menunjukkan bahwa organisasi kemasyarakatan dapat menjadi motor penggerak kepedulian sosial apabila dikelola dengan komitmen, kebersamaan, dan keikhlasan.

Laskar Sakera DPC Banyuwangi juga mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan, komunitas, lembaga sosial, hingga kalangan dunia usaha untuk bersama-sama membangun budaya berbagi dan kepedulian. Sebab, semakin banyak pihak yang terlibat dalam aksi sosial, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

"Organisasi yang besar bukan diukur dari banyaknya atribut yang dikenakan atau jumlah anggotanya, melainkan dari seberapa besar manfaat yang mampu diberikan kepada masyarakat."

Semangat inilah yang terus dipegang Laskar Sakera DPC Banyuwangi, dengan harapan kegiatan Jumat Berkah dapat menjadi inspirasi dan memotivasi organisasi lain untuk berlomba-lomba menebar kebaikan demi terwujudnya masyarakat yang lebih peduli, humanis, dan penuh keberkahan.

error: Content is protected !!