Sorry, we're closed Opens Rabu at 9:00 am

Polri

IMG-20260801-WA0064

Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu Kejar Terduga Bandar Narkoba, Satu Oknum Brimob Diamankan, Tiga Pelaku Diburu

ACEH || Jejak-indonesia.id – Operasi penangkapan terhadap jaringan terduga bandar narkotika di Kabupaten Bireuen, Aceh, berujung duka. Anggota Polisi Militer (POM) TNI Angkatan Darat, Pratu Galuh Nugraha, meninggal dunia saat turut membantu aparat kepolisian menghadang para terduga pelaku di depan SPBU Juli, Gampong Cot Meurak, Kabupaten Bireuen, Sabtu (25/7/2026).

Peristiwa tersebut terjadi ketika aparat gabungan melakukan upaya penangkapan terhadap empat orang yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika. Dalam operasi itu, satu orang yang diduga merupakan oknum anggota Brimob berhasil diamankan, sedangkan tiga terduga pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan hingga kini masih menjadi buronan.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, menyampaikan bahwa Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas gugurnya Pratu Galuh Nugraha saat menjalankan tugas membantu penegakan hukum.

Menurut Joko, almarhum menunjukkan dedikasi dan keberanian luar biasa dalam mendukung proses penangkapan terhadap para terduga bandar narkoba.

Dalam proses pengejaran terhadap para pelaku yang melarikan diri, petugas sempat melepaskan tembakan. Pada situasi tersebut, peluru rekoset dilaporkan mengenai seorang warga yang turut membantu proses penangkapan. Belakangan diketahui korban tersebut merupakan anggota POM TNI AD, Pratu Galuh Nugraha, yang kemudian meninggal dunia.

Insiden itu menjadi perhatian serius karena terjadi di tengah operasi pemberantasan narkotika yang melibatkan koordinasi lintas institusi. Polda Aceh menegaskan bahwa sejak peristiwa tersebut terjadi, Kapolda Aceh langsung berkoordinasi secara intensif dengan Pangdam Iskandar Muda beserta jajaran, Danpuspomad, serta Danpomdam IM.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan korban, mendukung proses penyidikan secara profesional, menyampaikan fakta-fakta awal hasil penyelidikan, sekaligus menjaga soliditas dan sinergi antara Polri dan TNI dalam penegakan hukum.

Polda Aceh juga menegaskan komitmennya untuk mengusut secara menyeluruh rangkaian peristiwa tersebut, termasuk memburu tiga terduga pelaku yang masih melarikan diri.

Atas nama institusi, Polda Aceh kembali menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum Pratu Galuh Nugraha serta seluruh jajaran TNI. Polda juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan tidak menyebarkan informasi, foto, video, maupun narasi yang belum terverifikasi.

Masyarakat yang mengetahui atau menyaksikan langsung rangkaian kejadian tersebut diminta untuk memberikan informasi kepada penyidik guna membantu proses pengungkapan perkara secara utuh dan objektif. Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung, sementara aparat terus memburu tiga terduga pelaku yang melarikan diri dari lokasi operasi.

IMG-20260731-WA0037

Pimpinan Umum Media Jejak-Indonesia.id Apresiasi Langkah Cepat Wakapolda Bali dalam Merespons Informasi Dugaan Tajen di Bangli

BANGLI, BALI || Jejak-indonesia.id – Pimpinan Umum Media Jejak-Indonesia.id, Selamet Solichin, menyampaikan apresiasi atas respons cepat Wakapolda Bali, Brigjen Pol. Made, yang dinilai sigap menindaklanjuti informasi awal terkait dugaan aktivitas tajen yang disertai indikasi praktik perjudian di wilayah Kabupaten Bangli.

Apresiasi tersebut disampaikan setelah Wakapolda Bali merespons laporan masyarakat yang dilengkapi data awal (A1), dokumentasi, serta tautan pemberitaan mengenai dugaan aktivitas tajen yang menjadi perhatian publik.

Dalam komunikasi yang terdokumentasi, pelapor menyampaikan harapan agar informasi tersebut menjadi bahan atensi dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku. Apabila hasil penyelidikan nantinya menemukan adanya unsur tindak pidana, diharapkan dilakukan penegakan hukum secara profesional, tegas, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Tidak berselang lama setelah menerima laporan, Brigjen Pol. Made memberikan respons dengan menanyakan lokasi pasti dugaan aktivitas tersebut melalui pesan singkat, "Dimana lokasi Bli?"

Menindaklanjuti permintaan tersebut, pelapor kemudian mengirimkan titik lokasi yang mengarah ke kawasan Pura Dalem Agung Kayubihi, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali. Setelah menerima informasi lokasi, Wakapolda Bali memberikan balasan singkat, "Terima kasih."

Menurut Selamet Solichin, respons tersebut menunjukkan bahwa jajaran Polda Bali terbuka terhadap informasi yang disampaikan masyarakat maupun media sebagai bagian dari sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Kami mengapresiasi langkah cepat Bapak Wakapolda Bali yang langsung merespons laporan dengan meminta titik lokasi untuk kepentingan verifikasi. Sikap responsif seperti ini mencerminkan komitmen Polri dalam menerima aspirasi masyarakat dan melakukan langkah awal sesuai prosedur hukum yang berlaku," ujar Selamet Solichin.

Ia menegaskan bahwa media memiliki fungsi sebagai kontrol sosial sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, sehingga penyampaian informasi kepada aparat penegak hukum merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung penegakan hukum, bukan untuk menghakimi pihak tertentu.

Selamet juga berharap proses selanjutnya dilakukan secara objektif, profesional, dan berdasarkan fakta hukum di lapangan.

"Kami menghormati asas praduga tak bersalah. Apabila hasil penyelidikan menemukan adanya unsur tindak pidana, tentu kami mendukung penegakan hukum secara tegas. Namun apabila tidak ditemukan pelanggaran hukum, hal tersebut juga perlu disampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat," tambahnya.

Di akhir keterangannya, Selamet Solichin turut menyampaikan doa dan harapan kepada Wakapolda Bali atas dedikasi dan kinerjanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Semoga Bapak Brigjen Pol. Made senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan amanah. Kami juga mendoakan semoga beliau memperoleh kepercayaan untuk meraih jenjang kepangkatan yang lebih tinggi serta semakin sukses dalam pengabdian kepada institusi Polri dan masyarakat."

Pernyataan tersebut merupakan bentuk apresiasi dan doa pribadi, bukan informasi mengenai keputusan promosi jabatan atau kepangkatan, yang sepenuhnya menjadi kewenangan institusi Polri sesuai mekanisme yang berlaku.

Sebelumnya, dugaan arena tajen di Bangli telah menjadi perhatian publik setelah beredar dokumentasi yang memperlihatkan keramaian di lokasi. Kasat Reskrim Polres Bangli juga telah menyampaikan bahwa apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum, maka pihak kepolisian akan mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Secara yuridis, apabila suatu kegiatan tajen terbukti mengandung unsur perjudian, penanganannya dapat mengacu pada Pasal 303 KUHP dan/atau Pasal 303 bis KUHP, dengan tetap mengedepankan proses penyelidikan, penyidikan, pembuktian yang sah, serta asas praduga tak bersalah sebagaimana diatur dalam KUHAP.

Pemberitaan ini disusun berdasarkan dokumentasi komunikasi, informasi awal yang diterima redaksi, serta mengedepankan prinsip keberimbangan. Penentuan ada atau tidaknya tindak pidana sepenuhnya merupakan kewenangan aparat penegak hukum berdasarkan hasil penyelidikan dan pembuktian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

IMG-20260731-WA0020

Polresta Banyuwangi Tegaskan Komitmen Bersinergi dengan JMSI untuk Menjaga Kamtibmas Melalui Jurnalisme Positif

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Polresta Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Banyuwangi dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

Komitmen tersebut disampaikan Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan melalui Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono saat menghadiri pelantikan Pengurus Cabang JMSI Banyuwangi periode 2026–2031 di Hotel Santika Banyuwangi, Kamis (30/7/2026).

Mengawali sambutannya, AKBP Teguh Priyo Wasono menyampaikan permohonan maaf dari Kapolresta Banyuwangi yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas kedinasan yang tidak dapat ditinggalkan.

"Beliau menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat hadir secara langsung. Namun, Kapolresta menitipkan salam serta ucapan selamat atas dilantiknya Pengurus JMSI Banyuwangi," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Teguh menegaskan bahwa Polresta Banyuwangi mendukung penuh keberadaan JMSI sebagai organisasi perusahaan pers yang memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Menurutnya, hubungan baik antara kepolisian dan media menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas daerah melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

Polresta Banyuwangi juga berharap sinergi yang telah terjalin selama ini dapat terus diperkuat melalui berbagai bentuk kolaborasi, khususnya dalam menyampaikan pemberitaan yang mampu menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Selain menjadi sarana penyebaran informasi, media diharapkan dapat mengangkat lebih banyak kegiatan positif yang dilakukan pemerintah, aparat keamanan, maupun masyarakat. Pemberitaan yang konstruktif dinilai mampu membangun optimisme publik serta mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

AKBP Teguh menambahkan, kolaborasi yang erat antara Polresta Banyuwangi dan insan pers diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan Banyuwangi, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap informasi yang disampaikan media.

"Harapannya, sinergi ini terus terjaga sehingga media dapat menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang menyejukkan, menjaga kondusivitas wilayah, serta bersama-sama mendorong kemajuan Banyuwangi," tutupnya.

IMG-20260731-WA0016

Kapolda Sumsel Sambangi SMA Taruna Nusantara Pagar Alam: Cetak Pemimpin Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

PAGAR ALAM || Jejak-indonesia.id - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembekalan karakter dan kepemimpinan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., dalam kegiatan “Jumpa Tokoh” bersama para siswa SMA Taruna Nusantara Pagar Alam, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kampus SMA Taruna Nusantara Pagar Alam tersebut dihadiri Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah, S.T., Kepala SMA Taruna Nusantara Pagar Alam Brigjen TNI Mochammad Ghoffar Ngismangil, para Pejabat Utama Polda Sumsel, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tenaga pendidik, serta para siswa kelas XI SMA Taruna Nusantara.

Dalam pembekalannya, Kapolda Sumatera Selatan menekankan bahwa keberhasilan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda yang memiliki karakter kuat, integritas tinggi, disiplin, serta jiwa kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan zaman. Menurutnya, bonus demografi yang akan dinikmati Indonesia harus dipersiapkan sejak dini agar menjadi modal pembangunan nasional.

Kapolda juga mengingatkan para siswa mengenai berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital, mulai dari penyalahgunaan teknologi, judi online, penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), hingga cyberbullying. Karena itu, pendidikan karakter menjadi benteng utama agar generasi penerus bangsa tetap memiliki moral, etika, dan rasa tanggung jawab terhadap masa depan Indonesia.

“Apa yang dilakukan hari ini adalah langkah untuk membentuk karakter, memperkuat integritas, serta mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin bangsa yang unggul. Kalian adalah generasi yang pada tahun 2045 akan berada pada usia produktif. Persiapkan diri dengan ilmu pengetahuan, karakter, disiplin, dan semangat untuk terus berbuat baik demi kemajuan bangsa dan negara,” tegas Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Selain memberikan pembekalan, Kapolda Sumatera Selatan juga berdialog secara interaktif dengan para siswa melalui sesi tanya jawab mengenai kepemimpinan, wawasan kebangsaan, perkembangan teknologi, serta tantangan yang akan dihadapi generasi muda di masa mendatang. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penulisan pesan motivasi bersama Wali Kota Pagar Alam dan diakhiri dengan penanaman pohon sebagai simbol komitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup.

Kepala SMA Taruna Nusantara Pagar Alam Brigjen TNI Mochammad Ghoffar Ngismangil menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Kapolda Sumatera Selatan terhadap dunia pendidikan.

“Kehadiran Bapak Kapolda merupakan bentuk nyata sinergi antara institusi keamanan dan lembaga pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda. Pembekalan seperti ini memberikan motivasi kepada para siswa untuk terus meningkatkan disiplin, integritas, serta wawasan kebangsaan sebagai bekal menjadi pemimpin Indonesia di masa depan,” ujar Brigjen TNI Mochammad Ghoffar Ngismangil.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pembinaan karakter generasi muda merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia di bidang pembangunan sumber daya manusia.

“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan institusi pendidikan merupakan langkah strategis dalam mencetak generasi yang berintegritas, disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi penggerak pembangunan menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Ia menambahkan bahwa kehadiran Polri di lingkungan pendidikan merupakan wujud nyata peran kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga berkontribusi membangun ketahanan sosial, memperkuat karakter kebangsaan, serta mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat mengancam masa depan bangsa.

Melalui kegiatan “Jumpa Tokoh” di SMA Taruna Nusantara Pagar Alam, Polda Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan karakter generasi muda. Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan diharapkan terus berlanjut sebagai fondasi dalam mencetak pemimpin bangsa yang unggul, berintegritas, berdaya saing global, serta mampu menjaga persatuan, stabilitas keamanan, dan kemajuan Indonesia di masa depan.

IMG-20260731-WA0005

Kapolda Kalteng Pimpin Sertijab Dansatbrimob, Tongkat Komando Resmi Beralih kepada Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo

PALANGKARAYA || Jejak-indonesia.id – Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Satuan Brimob (Dansatbrimob) Polda Kalimantan Tengah yang berlangsung di Markas Komando Satbrimob Polda Kalteng, Jalan Tjilik Riwut Km 32, Kota Palangka Raya, Kamis (30/7/2026).

Dalam upacara tersebut, tongkat komando Dansatbrimob Polda Kalimantan Tengah resmi diserahterimakan dari Kombes Pol. Irwan Jaya, S.I.K., kepada Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H.

Rangkaian kegiatan diawali dengan tradisi penyambutan Komandan Satuan Brimob yang baru sebagai bentuk penghormatan sekaligus penerimaan keluarga besar Satbrimob Polda Kalimantan Tengah kepada pimpinan yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan. Selanjutnya, prosesi serah terima jabatan berlangsung dengan khidmat dan penuh makna.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama Polda Kalimantan Tengah, Teknisi KBRN Utama I Korbrimob Polri Irjen Pol. Almas Widodo Kolopaking, S.E., M.M., serta Danpas II Korbrimob Polri Brigjen Pol. Heru Novianto, S.I.K., M.Han.

Dalam sambutannya, Kombes Pol. Irwan Jaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Satbrimob Polda Kalimantan Tengah atas dedikasi, loyalitas, dan kebersamaan selama dirinya mengemban amanah sebagai Dansatbrimob.

"Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar Satbrimob Polda Kalimantan Tengah atas kerja keras, loyalitas, dan kebersamaan yang telah kita bangun bersama. Saya berharap semangat pengabdian dan soliditas ini terus dipertahankan serta ditingkatkan di bawah kepemimpinan yang baru," ujarnya.

Sementara itu, Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo menyatakan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program positif yang telah dirintis pendahulunya, sekaligus memperkuat profesionalisme, soliditas, dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi setiap tantangan tugas.

"Amanah ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Saya mengajak seluruh personel Satbrimob Polda Kalimantan Tengah untuk terus menjaga kekompakan, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Apa yang telah dibangun oleh pimpinan sebelumnya akan menjadi fondasi untuk kita lanjutkan dan kembangkan bersama," ungkapnya.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat Satbrimob Polda Kalimantan Tengah sebagai satuan yang profesional, modern, dan terpercaya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian di wilayah Kalimantan Tengah.