JAWA BARAT || Jejak-indonesia.id — Senin 26 Oktober 2026, Pengangkatan Panglima TNI, Kapolri, Wakil Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), dan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) sebagai Warga Kehormatan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi, soliditas, serta kebersamaan antarlembaga dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pemberian kehormatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghargaan, tetapi juga merefleksikan semangat persatuan dan komitmen bersama dalam mendukung pertahanan negara. Sinergi antara TNI dan Polri dinilai memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas nasional, menghadapi berbagai tantangan keamanan, serta memastikan terciptanya situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat.
Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa pengabdian kepada bangsa dan negara membutuhkan koordinasi, komunikasi, serta kerja sama yang kuat di antara seluruh unsur pertahanan dan keamanan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Kehadiran Kapolda Jawa Barat menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan hubungan kelembagaan dan soliditas TNI–Polri dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, ketertiban, serta keutuhan NKRI.
Kebersamaan antara jajaran TNI dan Polri diharapkan semakin memperkokoh semangat pengabdian, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam melindungi bangsa dan negara. Dengan sinergi yang berkelanjutan, berbagai tantangan dalam menjaga keamanan nasional dapat dihadapi melalui koordinasi yang efektif dan semangat persatuan.
Penghormatan sebagai Warga Kehormatan Korpasgat tersebut menjadi simbol bahwa persatuan, loyalitas, dan pengabdian merupakan fondasi penting dalam menjaga Indonesia agar tetap aman, kuat, dan berdaulat.
Bersama bersinergi, bersama mengabdi, demi Indonesia yang aman, kuat, dan berdaulat. 🇮🇩

