DENPASAR || Jejak-indonesia.id — Mengawali pengabdiannya di Pulau Dewata, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus merawat toleransi serta keharmonisan antarumat beragama.
Ajakan tersebut disampaikan seusai melaksanakan ibadah Sholat Jumat bersama jamaah di Masjid At-Taqwa Polda Bali, Jalan WR. Supratman, Denpasar, Jumat (16/10/2026). Kegiatan itu turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Bali.
Dalam suasana penuh keakraban, Kapolda Bali memperkenalkan diri sekaligus membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa dirinya sebelumnya bertugas di Polda Jawa Timur dan saat itu memasuki hari ketiga menjalankan tugas di Polda Bali.
“Nama Pasma Royce. Sebelumnya bertugas di Polda Jawa Timur. Ini hari ketiga saya melaksanakan tugas di Polda Bali,” ujar Pasma Royce.
### Polri dan Masyarakat Harus Berjalan Bersama
Kapolda Bali menegaskan, terciptanya situasi keamanan yang kondusif tidak dapat hanya mengandalkan peran kepolisian. Dukungan, kepedulian, dan partisipasi aktif masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan di Bali.
Menurutnya, sinergi antara Polri dan masyarakat perlu terus dibangun melalui komunikasi yang terbuka, hubungan yang harmonis, serta semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas.
“Harapan kami, Polda Bali dan seluruh masyarakat yang ada di Bali ini terus bisa bersinergi, bisa bersama-sama dan saling bekerja sama menjaga situasi kamtibmas dan menjaga toleransi secara baik,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat harus benar-benar dirasakan melalui pelayanan, perlindungan, serta kesediaan untuk mendengarkan aspirasi dan kebutuhan warga.
Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat program Polisi Bersama Masyarakat yang disampaikan Kapolri, yakni menempatkan masyarakat sebagai mitra strategis dalam menciptakan keamanan dan ketertiban.
“Programnya, yaitu Polisi Bersama Masyarakat. Tentunya kehadiran Polda Bali di tengah masyarakat harus terlaksana dan terjaga dengan baik, guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan rasa nyaman,” tegasnya.
### Toleransi Menjadi Fondasi Keharmonisan Bali
Lebih lanjut, Kapolda Bali mengingatkan bahwa menjaga keamanan Pulau Dewata bukan semata-mata mencegah tindak kriminalitas maupun gangguan ketertiban. Upaya tersebut juga mencakup pemeliharaan persaudaraan, penghormatan terhadap perbedaan, dan perlindungan terhadap kebebasan masyarakat dalam menjalankan aktivitas serta ibadah sesuai keyakinannya.
Di tengah keberagaman latar belakang agama, budaya, dan tradisi yang menjadi ciri khas Bali, sikap saling menghormati dinilai penting untuk terus dipelihara. Toleransi dan gotong royong menjadi modal sosial dalam menjaga kehidupan masyarakat agar tetap damai, aman, dan harmonis.
Karena itu, kolaborasi antara kepolisian, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan warga perlu diperkuat. Komunikasi yang baik diharapkan mampu mencegah kesalahpahaman serta mengantisipasi potensi persoalan sosial sejak dini.
Menutup sambutannya, Kapolda Bali mengajak seluruh jamaah dan masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan serta menjadikan setiap bentuk pengabdian sebagai upaya memberikan manfaat bagi sesama.
“Mari terus bersinergi menjaga Bali. Semoga apa yang kita kerjakan menjadi ladang amal bagi kita semua untuk di dunia dan di akhirat nanti,” tutupnya.
Melalui momentum Sholat Jumat tersebut, Polda Bali menegaskan pentingnya membangun kedekatan dengan masyarakat, memperkuat komunikasi lintas elemen, serta menjaga toleransi dan persatuan.
Sinergi antara Polri dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Bali yang aman, damai, harmonis, dan nyaman bagi seluruh warga maupun masyarakat yang berkunjung ke Pulau Dewata.

