SITUBONDO || Jejak-indonesia.id — Pemerintah Desa (Pemdes) Curah Cottok terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan menghadirkan Program Layanan Jemput Masalah. Program ini menjadi langkah nyata dan bikin terobosan baru pemerintah desa untuk tidak hanya menunggu masyarakat datang ke kantor desa ketika menghadapi persoalan. Desa Curah Cottok, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Jumat (21/8/2026).
Kemudian menurut Kepala Desa (Kades) Curah Cottok Muhammad Samsuri Abbas yang akrab disapa Pak Sam, bahwa berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat menjadi perhatian pemerintah desa, mulai dari administrasi kependudukan hingga persoalan sosial dan rumah tangga. Pemerintah desa berupaya hadir secara langsung untuk membantu masyarakat mencari solusi.
“Dengan banyaknya persoalan di desa selama ini, kita tidak bisa hanya diam menunggu masyarakat datang ke kantor. Tidak semua masyarakat mengerti persoalan administrasi maupun pelayanan yang harus mereka dapatkan,” ujarnya.
Untuk mengetahui kondisi masyarakat secara lebih cepat, pemerintah desa memanfaatkan peran kepala dusun, RT dan RW sebagai ujung tombak penyampaian informasi dari lingkungan masing-masing.
Melalui informasi tersebut, pemerintah desa dapat mengetahui warga yang membutuhkan pelayanan dan kemudian melakukan pendekatan secara langsung.
Salah satu bentuknya adalah pelayanan administrasi kependudukan. Warga yang belum memiliki KTP maupun dokumen kependudukan lainnya tidak harus selalu datang ke kantor desa. Pemerintah desa berupaya menjemput persoalan hingga ke rumah warga agar pelayanan dapat diberikan dengan lebih mudah.
“Kalau ada warga yang belum punya KTP atau dokumen kependudukan, kita jemput masalahnya ke rumah masing-masing. Begitu juga persoalan sosial dan rumah tangga, sebisa mungkin kita bantu selesaikan di tempat mereka,” jelasnya.
Program tersebut sekaligus menunjukkan bahwa keterbatasan anggaran bukan menjadi alasan bagi pemerintah desa untuk mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, memberikan pelayanan terbaik merupakan bagian dari tanggung jawab sekaligus pengabdian pemerintah desa kepada masyarakat.
“Meski saat ini pemerintah desa di mana pun berada menghadapi keterbatasan anggaran, semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tidak boleh pudar. Karena pelayanan kepada masyarakat adalah bagian dari pengabdian pemerintah desa,” pungkas Pak Sam selaku Kades Curah Cottok. (Wan)
