Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Eratkan Silaturahmi, Lapas Banyuwangi Gelar Fun Walk Keluarga Sambut HUT RI ke-81

IMG-20260808-WA0053

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 terasa meriah di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi. Ratusan pegawai bersama keluarga mengikuti kegiatan fun walk atau jalan sehat yang digelar pada Sabtu pagi (8/8).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan di antara keluarga besar Lapas Banyuwangi.

Sejak pagi, halaman kantor Lapas Banyuwangi telah dipenuhi peserta. Jajaran pejabat struktural, staf, anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP), hingga anak-anak pegawai terlihat antusias mengikuti kegiatan dengan mengenakan pakaian olahraga bernuansa merah putih.

Fun walk dilepas dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin. Dengan suasana penuh keakraban, para peserta kemudian menempuh rute kurang lebih 4 kilometer, menyusuri kawasan perkotaan hingga melewati areal persawahan di sekitar Banyuwangi.

Rute yang memadukan kawasan perkotaan dan persawahan tersebut memberikan suasana berbeda bagi para peserta. Selain berolahraga, kegiatan menjadi kesempatan bagi pegawai dan keluarga untuk menikmati suasana pagi sekaligus melepas kepenatan dari rutinitas pekerjaan.

Kalapas Banyuwangi Solichin mengatakan, fun walk sengaja dikemas sebagai kegiatan yang melibatkan keluarga karena kebersamaan menjadi salah satu bagian penting dalam membangun kekompakan organisasi.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan semata-mata untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan kekeluargaan antarpegawai.

“Makna fun walk ini sejatinya adalah untuk refreshing sejenak dari dinamika tugas sehari-hari, sekaligus memupuk tali silaturahmi. Kami ingin membangun rasa kekeluargaan yang lebih erat, karena di balik kinerja pegawai yang solid, ada dukungan keluarga yang luar biasa di rumah,” ujar Solichin.

Ia menambahkan, momentum HUT RI ke-81 hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai perayaan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kekompakan, kesehatan, kebersamaan, dan semangat pengabdian.

“Dengan tubuh yang sehat dan hubungan yang semakin solid, kami berharap seluruh jajaran dapat menjalankan tugas dengan semakin baik, profesional, dan penuh semangat dalam memberikan pelayanan serta melaksanakan pembinaan pemasyarakatan,” tambahnya.

Sepanjang perjalanan, suasana santai dan penuh keakraban terlihat di antara peserta. Para pegawai yang sehari-hari disibukkan dengan tugas kedinasan mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dalam suasana yang lebih informal.

Anak-anak pegawai juga tampak menikmati kegiatan tersebut. Mereka mengikuti perjalanan bersama orang tua sambil menikmati suasana lingkungan persawahan yang menjadi bagian dari rute fun walk.

Bagi keluarga besar Lapas Banyuwangi, kegiatan ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan. Dukungan keluarga dinilai memiliki peran penting dalam menunjang pelaksanaan tugas para pegawai pemasyarakatan yang memiliki tanggung jawab dan dinamika pekerjaan cukup tinggi.

Setelah menyelesaikan rute, seluruh peserta kembali berkumpul di lingkungan Lapas Banyuwangi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan suasana santai dan pembagian doorprize sederhana bagi peserta.

Pembagian hadiah tersebut semakin menambah kemeriahan acara. Gelak tawa dan kebersamaan keluarga besar Lapas Banyuwangi menjadi penutup rangkaian fun walk dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Banyuwangi menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan kegiatan formal, tetapi juga melalui kebersamaan, kepedulian, kesehatan, serta penguatan silaturahmi di lingkungan kerja.

Semangat tersebut diharapkan menjadi energi positif bagi seluruh jajaran Lapas Banyuwangi untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *