We're open Closes at 5:00 pm

Tepis Berita Miring, Kelompok Tani Dadi Makmur Terapkan Standar Mutu dalam Proyek Optimasi Lahan di Serawadadi

0
IMG-20260730-WA0037

​KAWUNGANTEN || Jejak-indonesia.id — Proyek optimasi lahan non-rawa di Desa Serawadadi, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, terus berjalan sesuai spesifikasi teknis demi menggenjot produktivitas pertanian warga. Program yang didanai melalui APBN Kementerian Pertanian RI senilai Rp90 juta ini menargetkan pengoptimalan lahan seluas 28 hektar.

​Pekerjaan yang dikelola oleh Kelompok Tani Dadi Makmur ini dimulai sejak 22 Mei 2026 dan dijadwalkan rampung pada 30 Desember 2026, dengan masa pelaksanaan 222 hari kalender.

​Ketua Kelompok Tani Dadi Makmur, Salim, didampingi Ketua Unit Pengelola Keuangan dan Kegiatan (UPKK), Rahmat Raharjo, menegaskan bahwa seluruh proses pengerjaan dilakukan secara transparan dan melibatkan swadaya masyarakat setempat.

​Lakukan Klarifikasi Terkait Pemberitaan Unilateral
​Di tengah berjalannya proyek, Salim menyayangkan munculnya pemberitaan yang dinilai tidak berimbang dan tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan.

“Kami menyayangkan adanya informasi yang tidak menggambarkan perjuangan nyata warga. Pekerjaan ini dibangun bersama seluruh anggota kelompok tani.
Setiap tahapan dikerjakan sesuai standar teknis, menggunakan bahan berkualitas, dan dikerjakan secara kokoh demi kepentingan jangka panjang,” ujar Salim saat ditemui awak media di lokasi kegiatan.

​Salim menambahkan, pihak yang menerbitkan narasi miring tersebut hingga kini belum pernah datang melakukan verifikasi langsung maupun wawancara, baik di lokasi pengerjaan maupun kediamannya.

​”Sangat tidak tepat jika menilai dan memberitakan sesuatu tanpa mendatangi sumber dan melihat langsung kenyataannya. Kami menjaga amanah anggaran negara ini agar bermanfaat sepenuhnya bagi warga,” tegasnya.

​Targetkan Peningkatan Kesejahteraan Petani
​Proyek optimasi lahan ini mencakup perbaikan tata kelola air dan pembenahan saluran irigasi guna menjamin ketersediaan air pasokan sawah. Pengawasan ketat terus dilakukan agar hasil fisik bangunan kokoh serta tepat guna.

​Dengan selesainya proyek ini kelak, lahan pertanian di Desa Serawadadi diharapkan menjadi lebih produktif, indeks pertanaman meningkat, dan secara langsung berdampak pada kesejahteraan ekonomi para petani setempat.
Pewarta: Rival r.d.k

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *