SUMBA BARAT DAYA || Jejak-indonesia.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,1 mengguncang wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 06.55 WITA.
Gempa yang berpusat di laut tersebut dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di wilayah Kodi dan sejumlah daerah di sekitarnya. Guncangan membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Dampak gempa mulai terlihat di sejumlah wilayah terdampak. Berdasarkan informasi awal yang beredar di lapangan, sekitar 100 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan yang masih dalam proses pendataan.
Kerusakan dilaporkan terjadi pada sejumlah bagian bangunan, mulai dari dinding, atap hingga bagian struktur rumah. Namun, hingga berita ini ditulis, belum terdapat data resmi yang merinci jumlah bangunan rusak ringan, sedang maupun berat.
Sebagian warga memilih tetap berada di luar rumah sebagai langkah kewaspadaan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Masyarakat yang terdampak diharapkan mendapatkan perhatian dan penanganan segera, khususnya warga yang rumahnya mengalami kerusakan sehingga tidak dapat ditempati dengan aman.
Pemerintah daerah bersama BPBD dan instansi terkait diharapkan segera melakukan asesmen serta pendataan di lokasi terdampak untuk memastikan jumlah kerusakan, kondisi warga, serta kebutuhan mendesak di lapangan.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, BPBD maupun instansi terkait mengenai jumlah pasti rumah yang rusak, tingkat kerusakan maupun ada atau tidaknya korban jiwa akibat gempa tersebut.
Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti perkembangan melalui kanal resmi pemerintah dan pihak berwenang.
Perkembangan terbaru mengenai kondisi warga dan dampak kerusakan akibat gempa di Sumba Barat Daya akan terus diperbarui berdasarkan informasi resmi yang tersedia.

