MI At Taufiq Sumberrejo Libatkan Armada Warga, Pelepasan Kelas VI Berlangsung Meriah dan Perkuat Pemberdayaan Masyarakat

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Komitmen lembaga pendidikan dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat kembali ditunjukkan oleh MI At Taufiq Sumberrejo. Dalam berbagai kegiatan sekolah, termasuk agenda pelepasan siswa kelas VI dan kegiatan liburan akhir tahun ajaran yang digelar Sabtu (13/6), pihak madrasah secara konsisten melibatkan armada transportasi milik warga setempat sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Langkah tersebut mendapat apresiasi karena tidak hanya memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi para siswa, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi warga sekitar. Kegiatan yang diikuti seluruh siswa mulai dari kelas I hingga kelas VI berlangsung meriah, penuh semangat, dan sarat nilai kebersamaan antara sekolah, orang tua, serta masyarakat.

Kepala MI At Taufiq Sumberrejo, Winarno, S.Pd., menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berkutat pada proses belajar mengajar di dalam ruang kelas. Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab sosial untuk turut berkontribusi dalam menciptakan hubungan yang saling menguatkan dengan lingkungan sekitar.

“Kami ingin setiap kegiatan sekolah menjadi momen yang membahagiakan bagi anak-anak sekaligus membawa manfaat bagi masyarakat. Karena itu, kami selalu berupaya memberdayakan armada milik warga dalam setiap agenda liburan maupun kegiatan sekolah. Semoga kebersamaan ini semakin mempererat hubungan antara sekolah, orang tua, dan masyarakat,” ujar Winarno.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pendidikan merupakan bagian dari implementasi nilai gotong royong yang selama ini menjadi karakter bangsa. Dengan memberikan kesempatan kepada warga untuk terlibat secara langsung dalam berbagai kegiatan sekolah, manfaat ekonomi dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat sekitar.

Pada kesempatan yang sama, Winarno juga menyampaikan bahwa acara pelepasan siswa kelas VI merupakan momentum penting yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan atas perjalanan pendidikan para siswa selama menempuh pendidikan dasar di madrasah.

“Pelepasan ini bukan sekadar acara perpisahan, tetapi bentuk apresiasi atas perjuangan para siswa. Kami berharap mereka melangkah ke jenjang berikutnya dengan semangat, akhlak yang baik, dan bekal ilmu yang bermanfaat,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah yang juga operator madrasah, Rozi, menjelaskan bahwa konsep kegiatan dirancang untuk menghadirkan suasana yang menyenangkan bagi seluruh peserta didik. Dengan melibatkan seluruh jenjang kelas, mulai dari kelas I hingga kelas VI, para siswa dapat menikmati momen kebersamaan yang menjadi kenangan indah sebelum memasuki masa liburan dan jenjang pendidikan berikutnya.

Selain menjadi sarana rekreasi dan pelepasan, kegiatan tersebut juga menjadi media pembelajaran sosial bagi siswa tentang pentingnya kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta penghargaan terhadap peran masyarakat dalam mendukung dunia pendidikan.

Semangat kolaborasi yang dibangun MI At Taufiq Sumberrejo sejalan dengan prinsip pendidikan nasional yang menempatkan masyarakat sebagai salah satu mitra strategis dalam penyelenggaraan pendidikan. Sinergi antara sekolah, orang tua, dan warga menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif sekaligus mendorong tumbuhnya nilai-nilai sosial di kalangan peserta didik.

Melalui berbagai program yang melibatkan masyarakat secara langsung, MI At Taufiq Sumberrejo terus menunjukkan bahwa lembaga pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menimba ilmu, tetapi juga sebagai motor penggerak kebersamaan dan pemberdayaan sosial-ekonomi masyarakat. Dengan semangat tersebut, madrasah berharap dapat terus melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

(Tim Redaksi/MIT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *