We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Mei 2026

IMG-20260521-WA0086

Kebakaran di Desa Grinting Sidoarjo, Rumah Suliyadi Hangus, Kerugian Capai Puluhan Juta

SIDOARJO || Jejak-indonesia.id - Musibah kebakaran menghanguskan sebuah rumah milik Suliyadi, warga Dusun Tanggungan Lor, Desa Grinting, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, pada Kamis (21/5/2026) pagi. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kobaran api muncul secara tiba-tiba dan langsung membesar. Amukan si jago merah dengan cepat melalap seluruh bangunan beserta sebagian besar aset di dalam rumah.

Melihat kobaran api, warga setempat langsung berupaya melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu penanganan lebih lanjut dari petugas pemadam kebakaran.

Akibat cepatnya perambatan api, berbagai harta benda milik korban tidak berhasil diselamatkan. Dokumen penting keluarga, perlengkapan sekolah anak, pakaian, perabot rumah tangga, hingga bahan pangan dilaporkan hangus terbakar dan kini hanya menyisakan puing-puing serta arang.

Salah seorang warga di lokasi kejadian menuturkan bahwa kecepatan perambatan api membuat proses evakuasi barang menjadi sangat terbatas.

“Api cepat sekali membesar. Banyak barang tidak sempat diselamatkan. Kasihan keluarga korban karena hampir seluruh isi rumah habis terbakar,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Kamis (21/5/2026).

Pascakejadian, sejumlah warga sekitar tampak mulai berdatangan untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga Suliyadi. Warga juga bergotong royong membersihkan sisa material kebakaran serta memilah barang-barang yang sekiranya masih dapat digunakan.

Saat ini, warga berharap adanya respons cepat dan kepedulian dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sidoarjo maupun pihak terkait. Bantuan kemanusiaan sangat dibutuhkan mengingat seluruh kebutuhan pokok dan perlengkapan harian keluarga korban telah habis tak bersisa.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui secara resmi dan masih menunggu penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian.

Atas insiden ini, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran pemukiman, terutama yang dipicu oleh korsleting arus listrik maupun faktor kelalaian domestik lainnya. (Arju Herman/LIMBAD86)

IMG-20260521-WA0085

Mahasiswa UNAIR Lakukan Penelitian Sederhana di Panti Rehabilitasi Narkoba LRPPN Bhayangkara Indonesia Banyuwangi Fokus pada Kesehatan Masyarakat

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id — Sejumlah mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi melakukan kunjungan lapangan ke panti rehabilitasi milik muhammad ikhsan , jl kepiting no 89 tukangkayu sobo kec.Banyawangi , sebagai bagian dari kegiatan penelitian sederhana bertajuk “Studi Awal Kondisi Kesehatan Masyarakat di Lingkungan Panti Rehabilitasi Narkoba LRPPN Bayangkara Indonesia . Kunjungan ini berlangsung pada Rabu 20 mei 2026 dan diterima langsung oleh pengurus panti serta didampingi tenaga medis setempat.

Kegiatan ini bertujuan untuk memahami kondisi fisik, psikologis, dan sosial penghuni panti pasca-rehabilitasi, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan dasar kesehatan yang masih belum terpenuhi secara optimal. Mahasiswa juga melakukan observasi lingkungan, wawancara semi-terstruktur dengan penghuni dan staf, serta pengumpulan data sekunder terkait program pemulihan yang telah berjalan.

“Penelitian sederhana ini bukan hanya sekadar tugas akademik, tapi juga bentuk kepedulian kami terhadap kelompok rentan seperti mantan pengguna narkoba,” ujar Adelia putri ketua mahasiswa, mahasiswi UNAIR angkatan tahun 2026 . “Kami ingin tahu bagaimana sistem dukungan kesehatan bekerja di level akar rumput, terutama di fasilitas non-rumah sakit.”
Tim mahasiswa berinteraksi langsung dengan lebih dari 10 penghuni panti, mencatat keluhan umum seperti gangguan tidur, kecemasan, hingga kurangnya akses layanan gizi seimbang. Mereka juga memberikan edukasi singkat tentang pentingnya pola hidup sehat, manajemen stres, dan pencegahan relapse melalui pendekatan peer-to-peer.

Pihak panti menyambut baik kehadiran mahasiswa UNAIR. “bapak ikhsan, selaku Koordinator Program Rehabilitasi, menyatakan bahwa masukan dari mahasiswa sangat membantu pihaknya dalam mengevaluasi ulang program pendampingan pasca-rehab. “Ini bukan cuma penelitian, tapi juga bentuk kolaborasi nyata antara akademisi dan lembaga sosial. Kami berharap hasil temuan mereka bisa jadi referensi untuk perbaikan layanan,” katanya.

Salah satu mahasiswa menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata, khususnya pengabdian kepada masyarakat. “Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tapi juga merasakan realitas di lapangan. Ini penting agar kelak mereka menjadi praktisi kesehatan yang empatik dan berbasis bukti,” ujarnya.

Hasil penelitian akan disusun dalam laporan akhir dan diserahkan kepada pihak panti serta fakultas sebagai bahan evaluasi dan rekomendasi kebijakan mikro. Selain itu, rencananya akan ada tindak lanjut berupa workshop kecil atau pelatihan singkat bagi staf panti jika memungkinkan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat terbangun sinergi berkelanjutan antara perguruan tinggi, lembaga rehabilitasi, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup mantan pengguna narkoba — bukan hanya sebagai objek penelitian, tapi sebagai subjek pembangunan kesehatan masyarakat yang utuh.

Gus ari

1779368357249

Satlantas Polres Gresik Berprestasi, Aiptu Bambang Juara 1 Safety Riding Hari Bhayangkara ke-80

GRESIK || Jejak-indonesia.id - Satlantas Polres Gresik kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Jawa Timur. Dalam ajang Lomba Safety Riding Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Pondok Candra, Sidoarjo, personel Satlantas Polres Gresik, Aiptu Bambang Kurniawan, berhasil meraih Juara 1 Lomba Safety Riding setelah tampil unggul dalam kemampuan berkendara aman dan profesional di antara peserta dari jajaran kepolisian se-Jatim.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Safety Riding Ditlantas Polda Jawa Timur bersama Polres jajaran se-Jatim yang bertujuan meningkatkan kemampuan teknis personel dalam berkendara aman dan profesional. Acara dihadiri oleh Bapak Kasat PJR, Kanit PJR jajaran, serta Kanit Turjawali Polres jajaran.

Kompetisi berlangsung dengan sistem penilaian yang ketat dan objektif, mengacu pada kemampuan riil masing-masing peserta di lapangan. Setiap peserta dituntut menunjukkan keterampilan berkendara sesuai standar keselamatan, ketepatan jalur, serta kedisiplinan tinggi.

Di tengah ketatnya persaingan, Aiptu Bambang Kurniawan mampu tampil konsisten dan menguasai seluruh tahapan lintasan dengan baik. Kemampuan teknik berkendara, ketenangan, serta disiplin dalam menjalankan setiap instruksi menjadi faktor utama yang mengantarkannya meraih posisi tertinggi.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, kemenangan ini bukan hanya prestasi individu, tetapi juga cerminan profesionalisme dan kualitas pembinaan personel Satlantas Polres Gresik.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Polres Gresik dan diharapkan dapat menjadi contoh serta penyemangat bagi personel lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan dedikasi dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kompetisi safety riding memiliki makna strategis karena tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, melainkan sarana pembinaan sumber daya manusia Polri agar semakin profesional dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 pun menjadi pengingat bahwa Polri terus berupaya meningkatkan kualitas personel melalui kompetisi positif dan pengembangan kemampuan di berbagai bidang.

Dengan raihan Juara 1 tersebut, Satlantas Polres Gresik kembali menegaskan komitmennya sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus membawa harum nama institusi di tingkat Jawa Timur.
(Redho)

IMG-20260521-WA0083

PT FORJASI LENTERA INDONESIA & LSP Tata Sertifikasi Konstruksi Mandiri Gelar RCC Asesor Kompetensi Sektor Konstruksi

SURABAYA || Jejak-indonesia.id – PT FORJASI LENTERA INDONESIA bersama LSP Tata Sertifikasi Konstruksi Mandiri menggelar kegiatan _Recognition Current Competency_ (RCC) Asesor Kompetensi Sektor Konstruksi selama dua hari pada 19–20 Mei 2026 di Hotel Quest Surabaya. Kegiatan ini diikuti 18 asesor kompetensi sebagai bentuk perpanjangan sertifikat sesuai regulasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Acara dibuka secara resmi oleh Rachmatika Ramadhani, S.Psi, Direktur Utama PT FORJASI LENTERA INDONESIA. Hadir dalam pembukaan Ketua Umum Forum Lintas Rekanan Pengadaan Barang dan Jasa Konstruksi R. Mohammad Ali, pengurus PT FORJASI LENTERA INDONESIA Jazilah S.E., M.Si, serta Master Asesor BNSP Dwi Mayasari dan Triyogo.

“RCC bukan sekadar formalitas. Ini adalah proses _quality assurance_ untuk menjaga kredibilitas sistem sertifikasi nasional dan memastikan asesor tetap kompeten, independen, dan objektif dalam menjalankan tugas,” ujar Rachmatika dalam sambutannya.

RCC dilaksanakan berdasarkan Pedoman BNSP No. 202/BNSP/III/2014 tentang Sertifikasi Kompetensi Kerja dan SK Ketua BNSP No. 140/2024 tentang perubahan SK KEP. 2343/BNSP/XI/2023 terkait Modul Pelatihan Asesor Kompetensi dan RCC. Sesuai ketentuan, sertifikat asesor kompetensi berlaku 3 tahun. Untuk memperpanjang, asesor wajib membuktikan kompetensi, kinerja, dan integritas profesinya masih aktif melalui RCC.

Beberapa hari sebelum memulai kegiatan, peserta melakukan zoom meeting untuk memulai proses verifikasi dokumen APL01 dan APL02, serta pembagian kelompok skema yang didampingi Master Asesor BNSP. Hasil RCC bersifat “Diperpanjang” atau “Tidak Diperpanjang” berdasarkan bukti kinerja selama proses berlangsung. Sertifikat yang diperpanjang akan berlaku 3 tahun ke depan.

Rachmatika menegaskan, hanya asesor dengan sertifikat aktif yang dapat ditugaskan LSP untuk melakukan asesmen resmi BNSP. Mekanisme ini penting untuk menjaga kepercayaan industri dan peserta sertifikasi terhadap hasil asesmen yang dikeluarkan.

*Dukung Perkembangan Kompetensi Konstruksi Nasional*

Selain penyelenggaraan RCC, PT FORJASI LENTERA INDONESIA juga menyediakan layanan perizinan profesi dan badan usaha di sektor konstruksi. Layanan tersebut meliputi Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi (SKK), SBU, SBUJPTL, ISO 9001/14001/45001/37001, PBG & SLF, SIO & SILO, serta Sertifikat Kompetensi Listrik SKTTK.

“Kami berkomitmen mempermudah proses perizinan dengan harga kompetitif dan persyaratan yang sesuai regulasi. Tujuannya satu: mendukung peningkatan kompetensi dan daya saing tenaga kerja konstruksi nasional,” jelas Rachmatika.

Ketua Umum FORJASI R. Mohammad Ali mengapresiasi langkah PT FORJASI LENTERA INDONESIA dalam menjaga mutu asesor. Menurutnya, penguatan kompetensi asesor adalah kunci untuk menghasilkan tenaga kerja konstruksi yang tersertifikasi dan siap menghadapi tantangan industri.

Kegiatan RCC ditutup dengan harapan agar seluruh peserta lulus dan dapat melanjutkan peran sebagai asesor yang kredibel dalam sistem sertifikasi nasional.

*Tentang PT FORJASI LENTERA INDONESIA*
PT FORJASI LENTERA INDONESIA adalah lembaga layanan sertifikasi dan perizinan profesi serta badan usaha, khususnya di sektor konstruksi, yang berfokus pada peningkatan mutu, kepatuhan regulasi, dan kemudahan proses bagi pelaku usaha.

(Redho)

IMG-20260521-WA0048

KEGIATAN PENERTIBAN ANGKUTAN TAMBANG, SATLANTAS DAN SAT SAMAPTA POLRES SERANG JAGA KELANCARAN LALU LINTAS DAN KAMTIBMAS

SERANG || Jejak-indonesia.id - Satuan Samaptadan Satlantas Polres Serang melaksanakan kegiatan penertiban terhadap kendaraan angkutan tambang yang melanggar aturan lalu lintas di sepanjang ruas jalan raya Serang–Cikande dan Serang–Rangkasbitung, Rabu (20/5/2026) sore. Kegiatan ini dilakukan guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman serta arus lalu lintas yang lancar.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Jawilan, AKP Erwan Nurwanda, S.E tersebut difokuskan pada penanganan pelanggaran yang sering dilakukan oleh kendaraan pengangkut tanah dan pasir. Adapun pelanggaran yang menjadi sasaran antara lain pengoperasian kendaraan di luar jam yang telah ditentukan, kondisi kendaraan yang melebihi batas dimensi dan muatan atau dikenal dengan istilah ODOL, serta kebiasaan parkir liar yang memanfaatkan bahu jalan sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan lain.

Salah satu titik lokasi yang menjadi perhatian khusus adalah di depan CV. ARU, Kampung Cibodas Timus, Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, di mana terlihat sejumlah truk pengangkut material tambang yang terparkir sembarangan di bahu jalan.

Dalam pelaksanaannya petugas juga memberikan himbauan dan penyuluhan kepada masyarakat serta para pengemudi kendaraan. Anggota mengingatkan agar selalu berhati-hati dalam berkegiatan maupun berkendara, serta menghimbau agar segera melaporkan segala bentuk gangguan keamanan atau ketertiban yang ditemukan ke layanan darurat kepolisian di nomor 110 Polres Serang.

Kasat Samapta Polres Serang dalam laporannya kepada Kapolres Serang menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas maupun kecelakaan lalu lintas yang mungkin timbul akibat pelanggaran yang dilakukan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud kehadiran serta kedekatan jajaran Polri dengan masyarakat, sekaligus upaya nyata untuk memastikan tidak ada lagi kendaraan angkutan tambang yang memarkirkan kendaraannya di bahu jalan, sehingga arus lalu lintas di jalur utama tersebut dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi kegiatan maupun di sepanjang ruas jalan yang diawasi terpantau dalam keadaan aman dan terkendali.